Meskipun sikap resmi PDI Perjuangan baru akan diputuskan pada Rakernas nanti.
Sebetulnya diksi Prabowo tidak ingin pemerintahannya diganggu itu multitafsir.
Dalam artian pihak yang menolak ini tentu tidak menghambat seluruh program pembangunan bangsa ke depan.
“Saya kira warning Pak Prabowo harus ditafsirkan sebagai upaya beliau untuk mulai bekerja melibatkan semua komponen anak bangsa termasuk semua entitas politik,” ucapnya.
Yusak lebih senang memaknai bahwa Prabowo sudah berikhtiar mengajak tetapi kalau toh tidak mau ya sudah.
Dalam bahasa Pak Prabowo jadilah penonton yang baik, bukan penonton yang menghambat.
“Kecuali Pak Prabowo tidak mengajak itu lain lagi konteksnya (dalam hal anggapan pemimpin otoriter),” ucapnya.
4. Mardani PKS sebut cukup dikontrol
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merespons pernyataan Prabowo, yang meminta pihak-pihak yang tidak mau bekerja sama agar tak mengganggu pemerintah.
Menurut Mardani, pemerintah hanya cukup dikontrol.
“Pemerintah jangan diganggu. Kontrol saja,” kata Mardani kepada wartawan, Sabtu (11/5/2024).
Mardani menilai fungsi kontrol terhadap pemerintah perlu diperkuat.
“PKS selama 10 tahun pemerintahan Jokowi selalu istiqomah jadi oposisi yang kritis tapi konstruktif,” tandasnya.
5. PKB Khawatir
Kritik juga disampaikan politisi PKB, Luluk Nur Hamidah.
Dalam acara tersebut, Luluk mengaku khawatir dengan pernyataan Prabowo itu.
“Agak sedikit mengkhawatirkan yang disampaikan pak Prabowo,” ucap Ketua DPP PKB tersebut.
Menurut Luluk, pernyataan Prabowo itu bisa menjadi sinyal apakah pemerintahan mendatang dapat menerima kritik atau tidak.
Ia pun berujar, tidak semua pihak memiliki pandangan yang sama dengan pemerintah.
“Apakah beliau akan benar-benar sanggup melihat berbagai dinamika sosial politik di mana orang pasti akan punya sikap yang berbeda dengan pemerintah, dan tentu juga kritik dalam berbagai dimensinya juga sangat mungkin terjadi,” papar Luluk































































































Beri Komentar