UPDATE

NASIONAL

Spekulasi Benang Merah Ribut Hercules-Gatot, Serta Pencopotan Letjen Kunto yang tak Jadi

Letjen Kunto diketahui merupakan putra dari mantan wakil presiden Try Sutrisno. Try disebut dalam bagian Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang menandatangani tuntutan penggantian Gibran.

Disinilah ‘spekulasi’ benang merah perseteruan Hercules dan Gatot serta upaya penggantian Letjen Kunto. Tuntutan purnawirawan telah membuat gonjang ganjing Politik tanah air.

Panglima TNI diketahui merevisi keputusannya dan tak jadi menggeser Letjen Kunto.

Mengapa bisa begitu? Apakah benar upaya pergeseran Letjen Kunto karena polemik Try Sutrisno dengan Gibran? Benarkah ada ‘tangan’ Prabowo dalam pembatalan pencopotan itu? 

Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen TNI) Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan tidak jadinya Letjen Kunto menjabat Staf Khusus KSAD, berdasarkan sidang terbaru Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tertinggi (Wanjakti) yang diikuti Panglima TNI, KSAD, KSAL, dan KSAU. Dia menyebut, sidang Wanjakti biasanya memproyeksikan kebutuhan organisasi tiga bulan ke depan.

“Sidang Wanjakti, ada rangkaian yang disiapkan karena harus ada pensiun dan digeser. Perubahan ini untuk mengakomidasi Letjen Kunto belum bisa bergser, karena masih ada tugas-tugas yang harus dijalankan,” kata Kristomei dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/5/2025) malam WIB.

Kristomei juga membantah, mutasi Letjen Kunto terkait dengan kegiatan politik ayahnya Jenderal (Purn) Try Sutrisno yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI, yang ikut menandatangani pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka lewat Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

“Mutasi ini tak terkait apapun di luar organisasi TNI. Ini sesuai dengan proporsionalitas dan profesionalitas di organisasi TNI. Ini tidak terkait dengan ayah Pak Kunto, Pak Try gara-gara itu Pak Kunto digeser, enggak,” kata Kristomei.

Kunto adalah putra Wakil Presiden RI periode 1993-1998 dan Panglima ABRI periode 1988-1993, Jenderal (Purn) Try Sutrisno. Dia resmi mengemban jabatan Pangkogabwilhan I dari matra darat pertama kalinya sejak pertengahan Januari 2025. Prabowo memberikan hormat mendalam kepada Try Sutrisno. 

Hingga kini tuntutan dari 103 purnawirawan jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel, masih menuai polemik. Kendati demikian, banyak juga purnawirawan yang tetap menyatakan dukungan ke Prabowo-Gibran. Akhir pekan ini, purnawirawan Polri-TNI termasuk didalamnya Agum Gumelar, Wiranto dan Bambang Hendarso Danuri menyatakan dukungan terhadap program pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.