UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Warga Palopo Cabut Laporan, Kesal Sepeda Motor Hilang sejak 2012 sampai Sekarang Tak Ada Perkembangan

Karena tak ada kejelasan, Nasruddin pun memutuskan untuk mencabut laporannya yang ia buat 13 tahun lalu. Ia pun kini mengaku ikhlas motor kesayangannya itu hilang dibawa kabur oleh pelaku.

“Akhirnya saya cabut laporan karena tanya SP2HP tidak ada. Intinya tidak ada kejelasan begitu,” bebernya.

Meski sudah ikhlas, Nasruddin mengaku telah melaporkan kejadian yang ia alami ini ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Palopo. Langkah itu ia tempuh dengan harapan tak ada lagi korban yang laporannya tidak ditindaklanjuti seperti yang ia alami.

“Saya lapor Propam terkait prosesnya. Karena saya yakin ada banyak orang yang seperti saya. Buktinya setelah kasus ini mencuat banyak yang mulai bicara di sosial media juga,” ucapnya.

Respons Polisi

Terpisah, Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma membenarkan ihwal laporan polisi yang dicabut oleh Nasruddin setelah 13 tahun lamanya. Dedi juga menjelaskan bahwa dirinya telah menemui Nasruddin secara langsung.

“Sudah ketemu saya dengan yang bersangkutan. Dan dia sudah pasrah sih, udah hilang dan lama segitu ya mungkin sudah pasrah,” kata Dedi kepada Liputan6.com saat dikonfirmasi.

Saat ditanya terkait penanganan, Dedi mengaku belum mengetahui rinciannya. Namun ia memastikan bahwa laporan polisi tersebut sebenarnya masih diproses.

“Saya tanya dulu ke anggota ya gimana masalahnya. Apakah ada pelaku yang belum diketahui atau seperti apa. Nanti kita cek dulu di anggota,” jelasnya.

“Tidak dihentikan, masih berproses, tapi mungkin karena terlalu lama menunggu, nggak sabar tunggu dan belum didapat pelakunya jadi mungkin yang bersangkutan mencabut laporannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo Iptu Syahrir mengatakan pihaknya sudah memproses pencabutan laporan Nasruddin.

“Permintaan tersebut mungkin karena perkara tersebut sudah lama berjalan dari 2012 sampai 2025, sehingga dia menutup laporan itu,” kata Syahrir.

Syahrir menegaskan kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi penyidik. Ia berkomitmen agar laporan masyarakat di kemudian hari bisa lebih cepat ditindaklanjuti.

“Ke depannya kami akan baik lagi mengarahkan anggota agar laporan masyarakat yang masuk agar segera ditindaki untuk memberi kepastian hukum agar tidak terulang lagi hal serupa,” jelasnya.

image_print
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.