Senin, 21/09/2026 - 18:52 WIB
[gtranslate]
[newsy_newsticker slider_count='6' slider_speed='500' slider_autoplay='enabled' slider_autoplay_timeout='6000' slider_autoplay_speed='2000' slider_nav='enabled' slider_loop='enabled' slider_axis='vertical' title='UPDATE' icon='fa-ticket' header_title_bg_color='rgb(150,0,40)' order_by='latest']
NASIONAL

Usai Insiden UFO Teheran, Iran Digegerkan Kemunculan Benda Asing Terbang Bercahaya

BANDA ACEH – Sebuah potongan video viral di media sosial menggambarkan sebuah benda terbang bercahaya di langit Teheran Iran, pada Ahad (20/9/2026). Benda berbentuk bulat yang di sekelilingnya disertai lampu berkerlap-kelip itu memicu spekulasi apakah itu sebuah drone, pesawat, atau benda lain.

Dilaporkan NDTV, potongan video dibuat oleh seorang warga Iran dari kawasan jalan Tol Azadegan, Teheran pada Ahad malam sekitar pukul 19:30. Sejumlah unggahan media sosial menyebut objek tersebut adalah sebuah drone atau seklompok drone lantaran kerlap-kerlip cahaya dan pergerakannya. Warganet yang lain menilai, benda terbang itu bisa jadi hanya sebuah pesawat terbang yang terlihat dari jarak jauh, di mana pencahayaannya tidak biasa dikarenakan kondisi malam hari atau optik kamera.

Potongan video viral itu hingga Senin belum dikonfirmasi oleh instansi berwenang terkait atau dari pihak militer Iran. Namun demikian, waktu kemunculan benda terbang itu terjadi kala Iran saat ini masih berada dalam status berkonfrontasi dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. 

Video benda terbang bercahaya di langit Azadegan itu mendapatkan perhatian luas juga karena kebetulan hampir tepat 50 tahun setelah insiden temuan objek terbang tak terindentifikasi (UFO) di Teheran. Pada 19 September 1976, warga dan pejabat di Teheran melaporkan bahwa mereka melihat objek asing terbang di langit Iran.

Saat itu, pejabat militer Iran kemudian menggelar investigasi dengan mengerahkan dua jet F-4 Phantom. Seorang anggota Badan Pertahanan Intelijen AS terkait dengan laporan itu pernah menggambarkan bahwa insiden itu melibatkan banyak saksi, multisensor, meski identitas objek itu tidak pernah disahkan.

Pada hari yang sama dengan insiden video benda terbang bercahaya di langit Teheran, Pusat Komando Iran Khatam al-Anbiya mengumumkan, bahwa pihaknya menerima informasi intelijen yang menunjukkan indikasi AS akan melancarkan serangan terbaru terhadap Iran. Persiapan serangan terbaru itu didukung oleh negara-negara kawasan di Timur Tengah.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, penjahat AS, berupaya menutupi kegagalannya dan merekayasa pencapaian palsu dalam sebuah perang yang dimulai berdasarkan kebohongan dan narasi yang diciptakan Zionis dan terus melanjutkan lewat tipuan dan tipu daya, telah sekali lagi memutuskan, setelah menerima lampu hijau dari negara-negara di kawasan, untuk melanjutkan aksi serangan terhadap Republik Islam Iran dalam sebuah pertemuan dengan salah satu dari negara Eropa,” demikian keterangan Pusat Komando Khatam al-Anbiya dilaporkan media-media Iran dilansir Reuters.

Khatam al-Anbiya mengingatkan bahwa jika AS membuat kesalahan terhadap Iran, semua pangkalannya, fasilitas, dan kepentingannya di kawasan akan, tanpa batas atau pertimbangan, akan menjadi target serangan berlanjut, efektif dan menyakitkan.

“Kami juga mengingatkan bahwa jika negara-negara kawasan melanjutkan kebijakan standar ganda mereka terhadap Republik Islam Iran dan bersekutu dengan sebuah aksi agresi dari ‘Setan Besar’ melawan Iran yang kuat, mereka akan dinilai sebagai peserta dari aksi tidak bersahabat ini dan tidak bisa lagi mengharapkan kesabaran dari Angkatan Bersenjata Iran,” kata Khatam al-Anbiya.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *