“Dan Jokowi dengan PSI-nya juga sangat serius sekarang sedang menekan bahkan memberikan ancaman secara politik kepada Prabowo Subianto,” kata Ferdinand dikutip dari akun Youtubenya, Senin (2/2/2026).
Ferdinand Hutahaean mengungkapkan publik mengetahui dukungan Jokowi kepada Prabowo pada Pilpres 2024.
Ia menduga utang budi itulah yang dihitung oleh Jokowi untuk terus menekan Prabowo Subianto agar terus mengikuti keinginannya.
Dimana, kata Ferdinand Hutahaean, Jokowi ingin menjadi Gibran sebagai wakil presiden pendamping Prabowo hingga 2034.
“Dan akhirnya nanti 2034 Gibran running sebagai calon presiden dan akan menjadi presiden berikutnya. Ini adalah rancangan politik yang tak akan bisa dibantah oleh PSI maupun Jokowi,” katanya.
“Apakah akan menerima ketika Prabowo ditekan secara halus seperti ini meskipun itu sebuah ancaman halus tapi sangat tajam akan menerima situasi itu,” sambung Ferdinand.
Ferdinand pun menuturkan bila menjadi pendukung Prabowo maka dirinya akan melakukan perlawanan politik.
“Karena bagi saya menjadikan Gibran sebagai pemimpin masa depan negara ini sama saja menghantarkan bangsa Indonesia kepada kehancuran yang sangat dalam,” ucapnya.
































































































Beri Komentar