Gayung bersambut, Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin menegaskan kesiapannya untuk membawa rapor merah perlakuan Israel ini ke meja perundingan tingkat tinggi Uni Eropa. Sementara itu, Finlandia dan Norwegia langsung mengirim tim diplomatik ke penjara Tel Aviv pada Kamis (21/5/2026) ini untuk memberikan bantuan konsuler darurat bagi warga negara mereka yang ditawan.
Asia Bersuara, Pakistan Tuntut Pembebasan Segera
Gejolak kemarahan tidak hanya mengunci benua Eropa. Dari Asia Selatan, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengecam keras aksi pembajakan kapal kemanusiaan ini. Pasalnya, salah satu tokoh kemanusiaan terkemuka asal Pakistan, Saad Edhi, dilaporkan ikut disandera dalam penahanan ilegal tersebut.
“Pakistan menuntut pembebasan segera seluruh aktivis yang ditahan secara ilegal. Kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk menjamin keselamatan, martabat, dan hak-hak dasar para tahanan,” tulis pernyataan resmi Islamabad.
Hingga berita ini diturunkan, poros diplomasi global terus bergerak dinamis untuk mendesak pembebasan 430 relawan lintas negara tersebut, di tengah posisi Israel yang kian terisolasi akibat tindakan provokatif menterinya sendiri di panggung dunia.




































































































Beri Komentar