“Pas kemarin demo itu, ampun deh. Jalanan dimana mana ditutup. Macet jadi dimana mana. Padahal wilayah HI itu biasanya salah satu titik pusat orderan paling banyak. Dan itu ladang rezeki kami,” tambahnya.
Kondisi tersebut juga membuat sejumlah pesanan dibatalkan konsumen karena pengemudi terlambat tiba di lokasi akibat akses jalan yang terhambat.
“Bahkan, ada aja beberapa yang sedikit marah-marah karena kelamanaan. Padahal kami kehambat sama akses jalan,” katanya.
Andi berharap ke depan aksi penyampaian aspirasi tetap dapat dilakukan tanpa mengganggu pusat aktivitas masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tetap memiliki hak untuk menyampaikan tuntutan, tetapi lokasi aksi perlu dipertimbangkan agar tidak berdampak langsung terhadap mata pencaharian warga.
“Seharusnya sih ya, yang demo sih gapapa ya, tapi ya jangan di kawasan yang memang pusat aktivitas masyarakat. Karena ngaruh banget sama orderan kami,” tambahnya mengakhiri.































































































Beri Komentar