UPDATE

HIBURAN
HIBURAN

Doktif Serang Personal, Kuasa Hukum Richard Lee Geram: Sampai Ditanya Sudah Sunat Belum hingga Wig

BANDA ACEH – – Dokter Richard Lee (DRL), terdakwa kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan, merespons sikap pelapor Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) yang dinilai kerap melontarkan serangan personal selama proses hukum di Pengadilan Negeri Tangerang. Melalui kuasa hukumnya, Faizal Hafied, Richard Lee prihatin dengan sejumlah tudingan yang disampaikan Doktif. 

Menurutnya, tudingan tersebut sudah melebar dan tidak berkaitan dengan substansi perkara yang sedang diperiksa majelis hakim. Beberapa hal yang disoroti antara lain penggunaan wig atau rambut palsu hingga isu Richard Lee memiliki wanita simpanan.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Sebenarnya banyak ya, jari-jarinya (Richard Lee yang pakai asesoris) aja diserang itu. Dulu ditanya juga masalah ‘Udah sunat belum?’ gitu kan. Itu kan personal banget gitu. Saya aja enggak tahu, gitu kan, udah apa belum ya kan,” kata Faizal Hafied dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026) malam.

Faizal juga menyoroti sikap Doktif yang dinilai tidak konsisten antara persidangan dan pernyataannya di luar ruang sidang. Dia menyebut Doktif dalam persidangan kerap menyampaikan hanya fokus pada perkara, tetapi sejumlah persoalan pribadi Richard Lee justru kembali dibawa ke hadapan publik.

“Di sidang dia bilang ‘Ini enggak ada hubungannya dengan kasus,’ tapi melangkah ke meja belakang sidang dia melakukan hal-hal yang tidak ada hubungan dengan kasus. Dibawalah mantan gebetannya dulu, dibawalah mantan pegawainya dulu. Jadi sebenarnya yang bawa-bawa ini siapa sih?” ujar Faizal.

Selain serangan personal, Faizal turut menyinggung dugaan adanya keterangan yang tidak sesuai fakta dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Doktif. Dia menyebut terdapat sejumlah poin yang kemudian dipersoalkan dalam persidangan, termasuk mengenai status pernikahan dan kepemilikan toko daring.

“Statusnya bohong. Sudah bercerai dibilang masih menikah, begitu. Lalu di BAP juga disampaikan pemilik Graba Shop adalah Richard. Di BAP juga disampaikan secara tegas pemilik Raychelles Shop adalah Richard. Kan bohong, akhirnya dicabut tuh. Itu sudah kena tuh pasalnya, bohong di atas sumpah, ancamannya 7 tahun,” tegasnya.

Faizal mengatakan polemik tersebut turut berdampak terhadap kondisi psikologis Richard Lee dan keluarganya. Meski demikian, Richard disebut memilih tetap tenang dan fokus menghadapi proses persidangan untuk membuktikan perkara yang menjeratnya.

“Beliau menyampaikan ya ini pasti ada dampak. Dampak yang paling beliau rasakan ya di keluarganya, di orang tuanya. Makanya beliau berharap kalau ini seandainya bebas, tidak terbukti, ingin dikembalikan sebagaimana kondisi sedia kala. Mudah-mudahan Richard bisa dipulihkan nama baiknya, dipulihkan kehormatannya,” ujar Faizal Hafied.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.