UPDATE

ACEH
ACEH

Bupati Syech Muharram Lantik Pengurus MAA Aceh Besar, Anwar Ahmad Jadi Ketua

“Mari kita isi keistimewaan dan kekhususan Aceh untuk mensejahterakan rakyat Aceh. Kita harus mengakui beratnya perjuangan untuk memperoleh kekhususan dan keistimewaan,” ucap Yusri Yusuf.

Ia mendorong pembinaan adat dilakukan hingga ke pelosok gampong. Menurutnya, penguatan adat harus dimulai dari tingkat paling bawah karena kehidupan masyarakat bermula dari gampong.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menghidupkan kembali lembaga adat yang ada. Pembinaan adat harus sampai ke pelosok gampong, karena semua hal bermula dari tingkat paling bawah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MAA Aceh Besar H Anwar Ahmad dalam sambutan perdananya menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, jabatan yang dipercayakan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

“Pengukuhan ini bukan hanya seremonial, tetapi ada amanah yang harus kita emban. Kami berharap lembaga ini tidak sekadar ada di tengah masyarakat, tetapi dapat berkembang dan berjalan sebaik mungkin,” ungkap Anwar Ahmad.

Ia menyebut perkembangan teknologi dan era digital menjadi tantangan dalam menjaga adat dan budaya Aceh. Karena itu, MAA Aceh Besar membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar adat tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.

“Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk memastikan adat dan budaya Aceh tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Tanpa kerja sama yang kuat, majelis ini hanya akan ada dalam dokumen,” tegasnya.

Anwar Ahmad juga mengajak seluruh jajaran MAA untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan membangun kembali lembaga-lembaga adat hingga tingkat gampong.

“Kita harus memperkuat kapasitas yang kita miliki dan memperkuat lembaga-lembaga adat hingga ke gampong-gampong. Kita berharap Aceh Besar menjadi pelopor dalam mengembalikan peradaban,” pungkasnya.

Pelantikan kepengurusan MAA Aceh Besar periode 2026-2031 turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Muhsin, para pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Besar, kepala OPD, serta unsur Forkopimda Aceh Besar.[]

1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.