“Kita cari orang yang betul-betul bisa ikut bekerja. Kalau Prabowo di luar negeri, dia bisa bekerja di dalam negeri. Kalau Prabowo ke Indonesia Timur, dia urus Indonesia Barat. Kalau Prabowo urusan udara, dia bisa urusan laut,” tuturnya.
Syahganda menegaskan, pola kerja seperti itulah yang menurutnya dibutuhkan dalam dua tahun pemerintahan ke depan. Ia menginginkan wakil presiden tidak sekadar mendampingi presiden secara formal, tetapi benar-benar menjadi mitra kerja yang mampu membantu menyelesaikan beban pemerintahan.
“Nah, sosok pendamping seperti ini yang seharusnya dicari di dua tahun pemerintahan ini,” pungkas Syahganda































































































Beri Komentar