UPDATE

NASIONAL

Profil Yadi Timo, Aktor Senior yang Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kehadirannya di layar kaca juga memperlihatkan kemampuannya memainkan berbagai tipe karakter. Yadi tidak hanya dikenal melalui tokoh antagonis, tetapi juga pernah memerankan figur ayah dan karakter dengan persoalan kehidupan yang dekat dengan cerita sehari-hari.

Dikenal sebagai Mastur, Penculik dalam Petualangan Sherina

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Salah satu peran Yadi Timo yang paling mudah dikenali penonton adalah Mastur dalam film Petualangan Sherina.

Film yang dirilis pada 2000 tersebut menjadi salah satu film musikal anak Indonesia yang populer lintas generasi. Dalam ceritanya, Yadi memerankan salah satu anggota kelompok penculik yang terlibat dalam petualangan Sherina dan Sadam.

Karakter Mastur menjadi bagian dari kelompok antagonis yang memberikan konflik sekaligus warna tersendiri dalam cerita. Penampilan Yadi dalam film tersebut membuat wajahnya lekat dalam ingatan penonton, terutama mereka yang tumbuh bersama film karya Riri Riza itu.

Meski dikenal melalui peran tersebut, perjalanan Yadi di layar lebar tidak berhenti di sana. Ia juga membintangi sejumlah film lain, termasuk Petualangan 100 Jam, Brownies, Banyu Biru, dan Marley.

Dalam Brownies, Yadi memerankan Pak Donny, sedangkan dalam Marley yang dirilis pada 2022, ia berperan sebagai Pak Broto. Deretan karya itu memperlihatkan konsistensinya berkiprah di industri perfilman Indonesia.

Membintangi Berbagai Sinetron Populer

Selain film, Yadi Timo memiliki perjalanan panjang di dunia sinetron. Namanya tercatat dalam berbagai produksi televisi, mulai dari tayangan era 1990-an hingga sinetron yang lebih modern.

Beberapa sinetron yang pernah dibintanginya antara lain Lorong Waktu, Jin & Jun, Kisah Sedih di Hari Minggu, Doaku Harapanku, Buku Harian Seorang Istri, Dewi Rindu, dan Ikatan Cinta.

Ia juga pernah tampil dalam Cowok Impian, Benci Bilang Cinta, serta Soleha.

Yadi kerap mendapatkan karakter pendukung dengan kepribadian kuat. Tak jarang, ia memerankan tokoh antagonis yang memancing emosi penonton. Namun, pengalaman panjangnya membuat ia juga mampu menghadirkan karakter dengan sisi emosional yang berbeda.

Konsistensinya tampil dalam film dan sinetron menjadikan Yadi sebagai salah satu aktor karakter yang wajahnya akrab bagi pemirsa televisi Indonesia.

Dikenang sebagai Guru oleh Hanung Bramantyo

Kepergian Yadi Timo tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi penonton, tetapi juga bagi rekan-rekan yang pernah bekerja dan belajar bersamanya.

Sutradara Hanung Bramantyo menjadi salah satu sineas yang menyampaikan penghormatan kepada mendiang. Melalui Instagram Story, Hanung mengenang Yadi sebagai sosok guru, senior, dan aktor yang hadir pada awal perjalanan kariernya.

image_print

1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.