UPDATE

Salam.life
HIBURAN
HIBURAN

Penampakan Botol Miras di Rumah Pelaku Ungkap Fakta Kejadian Sebelum Pembunuhan Sandy Permana

BANDA ACEH  – Pembunuhan aktor Sandy Permana masih diselidiki polisi. Saat pelaku masih diburu, ada fakta seputar terduga pelaku dan kebiasaannya. 

Terduga pelaku disebut memiliki kebiasaan konsumsi minuman keras (miras).

Baca juga: Kronologis Aktor Sandy Permana Ditemukan Penuh Luka Tusuk hingga Tewas, Sebelumnya Pergi ke Danau

Aksi Kaninus 16

Kebiasaan ini terlihat dari penampakan di rumahnya.

Karena miras pula, pembunuhan Sandy Permana ini diduga jadi awal pelaku sakit hati.

Nama Pelaku Disebut Sebelum Sandy Permana Meninggal

Mengutip Tribun Bekasi.com, Sandy Permana sempat menyebutkan nama pelaku yang menusuknya sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Minggu (12/1/2025).

Kakak ipar korban, Amelia, dikutip dari YouTube tvOneNews, Senin (13/1/2025) menyebutkanperistiwa penusukan itu terjadi tak jauh dari rumah korban.

Saat itu, korban sedang keluar rumah. 

Amelia menyebut, pelaku penusukan merupakan tetangga korban yang dikenal tertutup.

Bahkan, rumah korban dan pelaku juga dekat, hanya berbeda gang.

“Pelaku ini sebenarnya tetangga kita sendiri, temen kita, cuma memang orangnya tertutup dan gak banyak bicara sama warga, orangnya pendiam,” katanya.

Amelia melanjutkan, ada saksi mata yang melihat saat penusukan terjadi.

Sebelum tewas, korban juga sempat menyebutkan nama dari pelaku yang menusuknya.

“(Keluarga tahu pelaku penusukan) ada saksi mata, dan korban juga sebelum meninggal sebutin nama pelaku,” ungkapnya.

Setelah ditusuk, korban masih sempat lari minta pertolongan warga.

Warga kemudian membawa korban ke rumah sakit, nahas nyawa pemain sinetron Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir itu tak tertolong.

Bertengkar, Sandy Permana Tegur Pelaku Terkait Miras

Sebelum peristiwa tragis terjadi, Sandy Permana dan pelaku pembunuhan sempat terlibat cekcok sekira tiga bulan lalu.

Namun, menurut Amelia permasalahan tersebut sudah selesai.

Amelia menyebut jika pertengkaran adik iparnya ini dipicu masalh minuman keras.

“Tiga bulan yang lalu cekcoknya masalah minuman aja, ada minum-minum (minum miras, Red) pelaku itu.”

“Cuma masalah itu sudah selesai, sudah clear, cuma kita gak tahu kalau pelaku ini punya dendam pribadi sama korban,” bebernya.

Sebelumnya Sudarmadji, ketua RT setempat sempat mendapat keluhan warga atas kegiatan minum-minuman keras yang dilakukan terduga pelaku.

“Ya memang ada keberatan atau masukan dari warga kepada saya tentang penertiban adanya kegiatan miras di lingkungan ini,” ujar Sudarmadji saat ditemui di kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/1/2025).

Keluhan itu juga sempat dibahas dalam forum warga pada Oktober 2024 lalu.

image_print
1 2 3
Stories

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.