UPDATE

EROPAINTERNASIONAL

Presiden Erdogan Tegaskan Tak Ingin NATO Menerima Finlandia dan Swedia jadi Anggota

Sementara blok lainnya sangat ingin menerima anggota baru, perluasan membutuhkan persetujuan bulat dari semua 30 anggota.

Moskow telah menyuarakan keprihatinannya tentang kemungkinan perluasan aliansi, serta menekankan perkembangan ini akan direspon secara khusus.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov memperingatkan ekspansi terbaru NATO tidak akan membuat Eropa lebih stabil dan aman.

Ancam Isolasi Turki 

Di sisi lain, anggota parlemen Uni Eropa mengancam Turki akan membawa NATO mengisolasi negara itu jika menolak Swedia dan Finlandia.

Hal ini dikemukakan Manfred Weber, pemimpin kelompok terbesar Parlemen Uni Eropa, Partai Rakyat Eropa (EPP).

“Siapa pun, yang mempertanyakan persatuan NATO, akan mengisolasi diri mereka sendiri di dalam komunitas,” kata Weber.

Anggota parlemen Uni Eropa lebih lanjut menekankan bergabung ke NATO adalah keinginan  Finlandia dan Swedia.

Weber mengklaim tidak ada alasan yang masuk akal untuk menolak hak kedua negara untuk bergabung dalam aliansi.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg secara terpisah menyatakan aliansi tersebut berencana meningkatkan kehadirannya di kawasan Baltik dan memberikan jaminan keamanan untuk Finlandia dan Swedia.

Dia juga menyatakan keyakinannya negara-negara akan menyelesaikan perbedaan mereka dengan Turki.

“Saya yakin kami akan dapat menemukan titik temu, konsensus tentang bagaimana mengatasi masalah keanggotaan,” kata Stoltenberg.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.