Safrizal menjelaskan, saat ini pemerintah sedang menggalakkan program pemberian kapsul vitamin Fe kepada siswi. Namun demikian, pengetahuan siswi tersebut terkait pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah itu (TTD) itu dinilai belum cukup.
“Sehingga barangkali banyak siswi yang dibagi vitamin Fe itu tidak diminum, dia simpan karena rasanya tidak nyaman. Itu karena dasar pengetahuannya kurang,” katanya.
Selain kepada remaja putri, program pemberian TTD itu juga diwajibkan kepada ibu hamil hingga ibu menyusui. Ibu hamil wajib mengkonsumsi lebih banyak selama sembilan bulan masa kehamilan dan harus ada kesadaran untuk meminun itu. Sebab, dampaknya sangat berbahaya untuk kualitas anaknya nanti.
“Kalau ibu menyusui tetapi dia mengkonsumsi makanan sehat dan asupan gizi yang bagus, maka tentu tidak anemia. Tapi kalau dia tidak memperbaiki gizinya lalu tidak mengkonsumsi makanan bergizi itu berbahaya terjadi anemia dan akan berdampak pada pertumbuhan anak,” pungkasnya.[]































































































Beri Komentar