“Dengan membaca beberapa artikel dari jurnal tersebut, kita akan menjadi lebih dekat dan familiar dengan gaya penulisan dan fokus yang diinginkan oleh jurnal tersebut,” ungkapnya.
Menutup diskusi tersebut, kedua ilmuwan ini menggarisbawahi bahwa, perhatian terhadap jumlah kata, revisi menyeluruh, dan kesiapan untuk menghadapi penolakan merupakan langkah-langkah kritis dalam mengoptimalkan publikasi ilmiah.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur pimpinan, para dosen serta sejumlah mahasiswa di lingkungan FISIP UIN Ar-Raniry. []
Artikel FISIP UIN Ar-Raniry Hadirkan Profesor dari Harvard dan New Zealand Isi Studium Generale pertama kali tampil pada HARIANACEH.co.id.
































































































