Danny menambahkan, aspek lain yang perlu diteliti adalah aspek geodesi. Caranya dengan memasang Global Positioning Sistem (GPS) untuk mengetahui adanya pergerakan yang termonitor. Langkah lain, dari segi seismologi, bisa dilakukan dengan pemasangan jaringan seismik yang cukup rapat di wilayah ada potensi sesar aktif. “Kalau memang ada pergerakan secara aktif itu bisa terlihat dari mikroseisme,” katanya.
Untuk penelitian sesar aktif di sekitar IKN, menurut Danny, baru pada tahap pengamatan secara visual. Danny menambahkan, tim geologi yang turun melakukan pengamatan menggabungkan riset lapangan dengan data dari light detection and ranging (Lidar) sehingga mendapatkan data topografi yang detail. “Cukup membantu ada analisis remote sensing memakai Lidar, ada pengamatan visual di lapangan. Baru itu yang dilakukan,” ujarnya. []


































































































Beri Komentar