Karena itu, tambah Takonai, bantuan Jepang untuk Aceh terus diberikan hingga saat ini untuk mendukung mitigasi bencana dan pelestarian pengalaman melalui arsip.
“Edukasi dan mewariskan pelajaran bagi generasi mendatang sangat penting. Oleh karena itu, kami bersama pemerintah Indonesia dan masyarakat Aceh tetap mendukung upaya mitigasi bencana serta melestarikan pengalaman dengan arsip,” tutupnya.
Acara peringatan dua dekade gempa dan tsunami Aceh ini menjadi momen refleksi sekaligus pengingat akan pentingnya dokumentasi arsip sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.[]






























































































Beri Komentar