UPDATE

OPINI
OPINI

Bela Palestina dengan Retorika (saja), Serius?

Gaza pun dipromosikan sebagai tempat wisata terbaik di dunia dalam pengurusan Amerika, asalkan negara tetangga, termasuk Indonesia yang menjadi tetangga jauh mau menampung rakyat Palestina hingga pembangunan Gaza selesai. Bukankah ini sebenarnya peluang bagi kaum muslim untuk mengambil kembali kekuasaannya sebagaimana di masa lalu?

Amerika secara ekonomi dan politik telah melemah, ia rapuh dari dalam. Tinggal menunggu dorongan dengan tenaga yang sedikit sudah bakal ambruk berkeping-keping. Namun sayang, peluang ini masih belum ditangkap dengan jelas oleh para pemimpin negeri muslim, pun Presiden Prabowo. Inilah bukti kelemahan kaum muslim, yang dimulai dari para pemimpinnya. Nasionalisme lebih utama dibanding ukhuwah Islamiyah.

Mau diingkari atau diakui, tanpa pengiriman pasukan, maka pembelaan hanya sekadar retorika. Indonesia melakukan lawatan ke berbagai negeri muslim, jika masih dengan kalimat yang sama yaitu menggalang persatuan dan bukan menginisiasi, jelas akan menghadapi kebuntuan solusi kembali.

Apalagi Indonesia mendukung solusi dua negara ( Two Nation Solution) yang berarti menyetujui tanah Palestina dirampok oleh Zionis dan Palestina tetap tak akan merdeka sepenuhnya. Langkah yang ditempuh pemerintah akhir-akhir ini juga lebih mengerikan, yaitu dengan menambah impor minnyak dan Elpiji ke Amerika dengan harapan bisa menurunkan tarif impor dari 32 persen menjadi setidaknya seperti semula. Namun Amerika tak peduli, justru menaikkan lebih keji lagi menjadi 54 persen.

Hanya Jihad dan Khilafah Solusi untuk Palestina

Solusi tuntas penjajahan Palestina hanyalah dengan jihad dan Khilafah. Umat Islam harus berjuang untuk memahamkan umat Islam yang lain tentang solusi hakiki persoalan Palestina ini. Masyarakat barat sejatinya sudah mulai melihat pihak mana yang zalim dan mana yang terzalimi, hal ini karena dunia melihat sendiri realitas yang terjadi di Palestina, mana ada raga yang sekuat itu, menahan lapar dan tetap berjuang? Mana ada jiwa yang tabah, setiap detik melihat nyawa melayang dibombardir Israel bahkan tercabik, terlempar ke udara dan itu semua anggota keluarga mereka sendiri?

Mereka tetap teguh, bertahan di tanah kelahirannya dan terus menerus terikat kepada keyakinan mereka syahid dan bakal dibalaskan Allah segala kezaliman yang mereka terima. Iman yang kuat, sayang tak memiliki saudara seakidah yang menyayangi mereka melebihi nyawa mereka sendiri.

Jelas butuh penjelasan yang komprehensif terhadap realitas yang Jika penyadaran umat akan solusi hakiki terwujud, maka thariqoh umat akan dapat terwujud dengan menuntut penguasa untuk mengirimkan pasukan membela palestina.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.