Menurut organisasi Save the Children, anak-anak di pengungsian kini mulai mengutarakan keinginan untuk mati, karena ingin bertemu kembali dengan orang tua mereka yang telah tewas.
“Kami mendengar mereka bilang: ‘Saya ingin mati agar bisa bersama ibu saya,’ atau ‘agar saya bisa makan’,” ungkap salah satu relawan.











































































































