UPDATE

OPINI
OPINI

Tarif Dagang dan Kedaulatan Kita

Kebijakan yang mendorong kedaulatan ekonomi tidak bisa dilahirkan oleh pemimpin yang hanya mengelola data pertumbuhan dan neraca transaksi, tetapi oleh pemimpin yang memiliki imajinasi Politik dan keberanian moral untuk membalik arah pembangunan.

Kita tidak butuh janji-janji industrialisasi semu. Kita butuh kedaulatan atas tanah dan pangan, kedaulatan atas produksi dan pasar, dan kedaulatan atas keputusan ekonomi kita sendiri.

Kesepakatan dagang Indonesia-Amerika kali ini bukan hanya soal tarif. Ia adalah soal posisi. Apakah kita berdiri sebagai bangsa yang berdaulat, atau sekadar pelengkap dalam peta ekspansi ekonomi global?

Sudah saatnya kita berhenti menjadi pasar. Kita harus bangkit menjadi bangsa produsen, bangsa yang percaya pada kekuatan rakyatnya sendiri.

**). Penulis adalah Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), CEO Induk Koperasi Usaha Rakyat (INKUR), Direktur Cooperative Research Center (CRC) Institut Teknologi Keling Kumang

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.