Selanjutnya, kontrak-kontrak ini diperdagangkan di pasar yang dikenal sebagai bursa berjangka, yang wajib diawasi oleh pihak berwenang di masing-masing wilayah hukum.
Daftar Isi
Di Amerika Serikat, lembaga yang berwenang adalah Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Sedangkan di Indonesia, pengawasan dilakukan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Tips Memulai Trading Futures Bagi Pemula
Karena fungsi yang telah berkembang, banyak kontrak berjangka sekarang tidak lagi ditujukan untuk transaksi fisik. Kontrak ini disusun berdasarkan strategi hedging, dan permintaannya berlandaskan spekulasi terhadap hedging tersebut. Jika kamu berniat untuk memulai perdagangan berjangka, sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik. Keputusan yang keliru bisa menyebabkan kerugian dan membuatmu enggan untuk mencoba lagi.
Maka, apa saja yang perlu kamu persiapkan untuk memulai trading futures crypto?
1. Kenali Aset Dasar yang Kamu Pilih
Penting untuk memahami jenis aset yang menjadi dasar dari kontrak berjangka. Umumnya, aset dasar dalam perdagangan ini mencakup komoditas, mata uang, dan instrumen keuangan. Memahami serta memilih aset dasar adalah langkah penting dalam perdagangan berjangka. Setiap aset memiliki faktor yang mempengaruhi harga yang berbeda-beda. Sebagai contoh, harga komoditas pertanian berjangka sangat dipengaruhi oleh faktor musim, sementara indeks saham berjangka tidak dipengaruhi dengan cara yang sama.
2. Pahami Prinsip Dasar Pasar Berjangka
Kamu perlu memahami prinsip dasar pasar berjangka, produk-produk yang ada, serta cara kerjanya. Kunci keberhasilan ada pada kemampuan membaca kontrak dengan teliti dan memahami konsekuensi dari poin-poin hukum di dalamnya, serta menemukan peluang spekulasi dan margin.
3. Kenali Risiko
Sifat dasar crypto yang memiliki volatilitas tinggi, dimana harga bisa naik dan turun dengan cepat menciptakan resiko kehilangan yang besar. Apalagi jika kamu melakukan trading futures yang memiliki fitur leverage. Karena itu gunakanlah fitur leverage dengan bijaksana, karena semakin tinggi faktor kali leverage yang kamu gunakan maka semakin tinggi kemungkinan kamu kehilangan aset crypto. Untuk mengatasi hal tersebut kemampuan analisa fundamental dan teknikal menjadi hal yang sangat krusial.
4. Menyusun Rencana Trading
Rencana trading yang efektif akan melindungimu dari kerugian besar dan membantumu membuat keputusan yang tepat saat menghadapi kondisi yang tidak terduga. Dalam hal ini, kamu bisa membuat rencana trading menggunakan analisis teknikal untuk menentukan level masuk, keluar, dan stop loss.































































































Beri Komentar