UPDATE

NASIONAL

Mengenal dan Tips Trading Futures Bagi Pemula

a. Titik Masuk

Kamu dapat melakukan entry dengan menggunakan sinyal golden cross. Ini berarti kamu bisa memasuki pasar berjangka saat garis rata-rata pergerakan harga aset selama 50 hari berpotongan dengan rata-rata pergerakan harga aset selama 200 hari.

b. Titik Stop Loss

Pergerakan harga yang tinggi di pasar berjangka mengakibatkan toleransi kerugian sebesar 5% dari harga belimu menjadi titik yang ideal.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

c. Titik Keluar

Meskipun menentukan level entry dan stop loss membutuhkan analisis teknikal yang baik, menentukan level exit di bursa berjangka lebih rumit. Ini disebabkan oleh perlunya pemantauan terus-menerus terhadap pergerakan harga.

5. Memilih Platform Trading

Terakhir, kamu juga harus hati-hati dalam memilih platform trading berjangka yang akan kamu gunakan. Tentu saja, platform tersebut harus user-friendly, menawarkan berbagai jenis order, serta memiliki biaya fee dan komisi yang sesuai dengan kemampuan finansialmu.

Strategi Ampuh untuk Menghindari Likuidasi

Menurut Pintu, salah satu metode paling efisien untuk menurunkan risiko likuidasi adalah dengan menyesuaikan tingkat leverage sesuai dengan risiko yang bisa kamu perkirakan. Memilih leverage yang lebih rendah memberi pasar lebih banyak kebebasan untuk bergerak melawan posisi yang telah diambil, tanpa mencapai titik likuidasi atau menghabiskan semua dana yang ada.

Pentingnya Ukuran Posisi

Ukuran posisi ternyata lebih krusial dibandingkan dengan leverage itu sendiri. Contohnya, jika kamu bertrading dengan leverage 5x dan margin Rp1.000.000, maka ukuran posisi yang diambil adalah Rp10.000.000. Namun, jika leverage yang digunakan adalah 100x dengan margin $1, ukuran posisi akan tetap sama, tetapi risiko yang dihadapi jauh lebih besar. Dengan menggunakan leverage yang lebih tinggi, harga likuidasi akan lebih dekat dengan titik awal, sehingga peluang untuk kehilangan posisi akan meningkat.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

image_print

1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.