Dari penelusurannya, diapun mengetahui nomor tersebut ternyata milik Pratu RH.
Setelah istrinya selesai mandi, Serka MFB pun menanyakannya.
Namun sang istri HP mengaku tidak mengetahui nomor telepon yang tidak dikenal tersebut.
Saat apel malam di batalyon, Serka MFB pun melaporkan temuannya ke salah satu komandan pleton (danton).
Sang danton pun melaporkan permasalahan rumah tangga tersebut kepada salah satu perwira tertua di kompi markas. (*)































































































