“Kami juga berpesan untuk menjaga empati dan sikap selama berada di lokasi KKN agar kegiatan pengabdian tidak terkesan sebagai aktivitas seremonial atau wisata bencana,” ucapnya.Di samping bantuan fisik, mahasiswa diharapkan berperan dalam pemulihan psikologis masyarakat dengan membantu membangkitkan kembali semangat warga pascabencana. Dirinya juga menegaskan pentingnya menjaga etika, keselamatan, dan nama baik institusi dalam setiap aktivitas pengabdian.
“USK berharap kehadiran mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang yang akan terus berlanjut ke depan,” ucapnya. []































































































Beri Komentar