UPDATE

OPINI
OPINI

Dolar Bergoyang, Prabowo Tetap Santai

Rakyat kecil itu hidupnya ditentukan harga beras, bukan pidato Jerome Powell.

Netizen langsung ramai. Sebagian ngakak. Sebagian mikir keras. Sebagian lagi mungkin sambil menyeruput kopi berkata, “Wah, akhirnya ada juga teori ekonomi warung.”

Tapi di balik lucunya, ada sindiran tajam. Negara jangan terlalu sibuk memandangi grafik sampai lupa rakyat cuma ingin sembako aman dan perut kenyang. 

Karena bagi rakyat desa, “krisis global” itu kadang kalah menyeramkan dibanding harga cabai tembus langit.

Lalu masuk program MBG alias Makan Bergizi Gratis. Prabowo bilang program ini memang banyak masalah. 

Nah, ini menarik. Biasanya pejabat kalau ada masalah ngomongnya “hoaks” atau “misinformasi”. Tapi kali ini diakui langsung ada penyalahgunaan yang harus dibereskan.

Artinya pemerintah sadar satu hal penting, di Indonesia, program bagus bisa berubah jadi lomba kreativitas oknum. 

Bantuan rakyat kadang bocornya lebih deras dari atap warung saat musim hujan. Wajar bila Deddy Corbuzier nyesel bangat dulu dukung MBG.

Museum Marsinah akhirnya bukan cuma tempat pajang sejarah. Tapi seperti alarm besar. Pengingat, negara ini jangan sampai kembali membiarkan rakyat kecil sendirian melawan ketidakadilan. 

Karena kalau aparat masih doyan kongkalikong dan pengusaha nakal masih merasa kebal, rakyat bisa sewaktu-waktu ikut menggebrak. 

Bedanya, kalau rakyat yang gebrak, biasanya bukan podium yang goyang. Tapi seluruh suasana negeri.

(Ketua Satupena Kalbar)

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.