Suku cadang mesin pengganti harus diterbangkan langsung dari Italia atau Jerman.
“Suku cadang beserta tim teknisi khusus baru tiba pada hari Minggu (31/5/2026) menggunakan pesawat komersial dari Singapura,” ucap Dony.
Begitu onderdil tiba, tim teknisi langsung melakukan perbaikan maraton hingga malam hari dibantu alat penerangan dari pihak BIM.
Setelah melalui proses run up (pengujian mesin di darat) dan dinyatakan stabil, pesawat juga melakukan uji coba udara.










































































































