“Fasilitas ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan air bersih dan mendukung aktivitas ibadah, tetapi juga menjadi infrastruktur penting yang memperkuat ketahanan masyarakat apabila menghadapi kondisi serupa di masa mendatang,” ujarnya.
Sebelum pengeboran dilakukan, Dinas ESDM Provinsi Aceh melaksanakan survei hidrogeologi untuk menentukan titik dengan potensi air tanah terbaik. Berdasarkan hasil kajian, kedua lokasi dinilai memiliki akuifer yang memadai.
Pengeboran dilakukan hingga kedalaman sekitar 120 meter dan dilengkapi dengan casing sumur, pompa air, sistem filtrasi, menara tandon (tower toren), serta jaringan perpipaan. Seluruh proses pembangunan diselesaikan dalam waktu hampir dua bulan.
Penyediaan sumur bor ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Solusi Bangun Indonesia dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Sebelumnya, perusahaan juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, mendukung penanganan darurat, serta berkolaborasi dengan pemerintah untuk memperkuat infrastruktur dasar bagi masyarakat terdampak.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Solusi Bangun Indonesia berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar yang layak sehingga dapat membangun kehidupan yang lebih sehat, tangguh, dan produktif, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.[]



































































































Beri Komentar