BANDA ACEH – Sorotan terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menguat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (14/9/2026).
OTT tersebut dilakukan di sejumlah lokasi di Jabodetabek dan berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor. Kasus ini diduga melibatkan pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN dan pihak korporasi, PT Summarecon Agung Tbk.
Di tengah kasus tersebut, rekam harta kekayaan Nusron yang dilaporkan ke KPK ikut menjadi perhatian.
Dalam Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang disampaikan 26 Maret 2026 untuk periode 2025, Nusron tercatat memiliki harta kekayaan bersih Rp22,76 miliar.
Angka tersebut merupakan total harta Rp23,86 miliar setelah dikurangi utang Rp1,1 miliar.
Tanah dan Bangunan Rp16,94 Miliar
Porsi terbesar kekayaan Nusron berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp16.944.912.556.
Aset tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kudus, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, dan Tangerang Selatan.
Di Jakarta Selatan, Nusron mencatatkan tanah dan bangunan seluas 931/500 meter persegi senilai Rp6,7 miliar. Ada pula tanah dan bangunan seluas 297/253 meter persegi senilai Rp2,2 miliar.
Di Depok, ia memiliki tanah seluas 313 meter persegi senilai Rp470,5 juta dan tanah 294 meter persegi senilai Rp440 juta.
Sementara di Kudus, terdapat sejumlah bidang tanah dan bangunan dengan nilai yang bervariasi. Di antaranya tanah seluas 5.649 meter persegi senilai Rp423,675 juta, tanah 7.400 meter persegi Rp74 juta, serta tanah 2.859 meter persegi Rp28,59 juta.
Nusron juga melaporkan beberapa bidang tanah di Kudus dengan luas 116-123 meter persegi. Nilai masing-masing aset berada di kisaran Rp425 juta hingga Rp435 juta.
Adapun di Tangerang Selatan, terdapat bangunan 30 meter persegi senilai Rp462,14 juta, tanah 98 meter persegi Rp190 juta, serta tanah dan bangunan 6/6 meter persegi senilai Rp391,202 juta.
Di Jakarta Timur, Nusron tercatat memiliki dua bangunan 30 meter persegi senilai Rp416,493 juta dan Rp607,312 juta. Ada pula tanah dan bangunan seluas 85/50 meter persegi senilai Rp440 juta.
Punya 4 Mobil, Nilainya Rp1,77 Miliar
Selain properti, Nusron memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1.776.377.000.
Aset tersebut terdiri dari Honda HR-V RU1 1.5 E CVT tahun 2015 senilai Rp150 juta, Toyota Innova tahun 2019 Rp350 juta, Toyota Kijang/Minibus tahun 2023 Rp546,377 juta, serta Toyota Hiace 28MT Minibus tahun 2024 senilai Rp730 juta.

































































































Beri Komentar