UPDATE

NASIONAL

Tak Hadir Rakornas TPAKD, Muslim Arbi: KDM Mulai Membelot dan Melawan Prabowo

“Jangan sampai setelah memperoleh keuntungan politik dan popularitas melalui partai, kemudian ketika merasa memiliki peluang lebih besar, justru meninggalkan partai yang telah membesarkannya. Politik harus dibangun dengan konsistensi dan komitmen,” ujarnya.

Muslim juga menyoroti perjalanan politik Dedi Mulyadi yang pernah menjadi kader Partai Golkar sebelum bergabung dengan Gerindra pada 2023.

Berdasarkan pemberitaan ANTARA pada 19 Agustus 2023, Dedi sebelumnya merupakan politikus Golkar yang pernah menjabat Ketua DPD Golkar Jawa Barat. Ia kemudian bergabung dengan Gerindra dan dipercaya menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina partai tersebut.

Saat bergabung dengan Gerindra, Dedi menyatakan kesediaannya menjalankan tugas untuk memenangkan Prabowo dan Partai Gerindra pada Pemilu 2024.

Bagi Muslim, riwayat perpindahan partai tersebut menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan dalam membaca arah politik Dedi ke depan.

“Dia pernah meninggalkan Golkar dan bergabung dengan Gerindra. Kalau pada 2029 nanti peluang politiknya terbuka untuk maju sebagai calon presiden, kemungkinan meninggalkan Gerindra juga perlu diperhitungkan. Tetapi, itu masih dugaan politik, bukan sesuatu yang sudah diputuskan KDM,” kata Muslim.

Ia menilai, dinamika menuju Pilpres 2029 akan sangat dipengaruhi oleh hasil survei, dukungan partai politik, serta hubungan antarelite.

Muslim juga mengingatkan bahwa tingginya elektabilitas dalam survei belum otomatis membuat seseorang dapat maju sebagai calon presiden. Dukungan partai politik dan pemenuhan ketentuan pencalonan tetap menjadi faktor penting.

Sementara itu, ketidakhadiran Dedi dalam Rakornas TPAKD pada Kamis, 22 Oktober 2026, telah dijelaskan oleh yang bersangkutan.

Dikutip dari ANTARA pada 23 Oktober 2026, Dedi menyatakan dirinya sedang memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Dedi menyebut penanganan kebakaran tersebut menjadi prioritas berdasarkan arahan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia juga mengatakan telah melaporkan situasi itu kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam acara tersebut, Prabowo sempat mempertanyakan keberadaan Dedi ketika menyapa kepala daerah yang hadir.

“Ke mana KDM? Yang paling dekat enggak hadir malah. Pasti sibuk,” ujar Prabowo, sebagaimana diberitakan ANTARA.

Dedi kemudian menjelaskan bahwa dirinya berfokus pada penanganan kebakaran. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkoordinasi dengan sejumlah unsur pemerintah pusat dan aparat untuk mempercepat pemadaman.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.