BANDA ACEH – Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026). Bencana itu terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 12.20 WIB hingga membuat beberapa anak sungai meluap.
Detik-detik banjir bandang menerjang eprmukiman warga terekam kamera CCTV. Tampak warga di Kawasan Perumahan Cluster Luminpark panik lantaran air berwarna keruh kecoklatan semakin tinggi menggenangi wilayah mereka.
Sebagian warga terpaksa naik ke loteng untuk menyelamatkan diri dari terjangan banjir.
Komandan Tim Lapangan SAR Padang, Tri Desyu mengatakan, lokasi yang terdampak banjir seperti Kampung Guo, Kuranji, hingga Lumin Park kawasan Lubuk Minturun, Koto Tangah.
“Informasi kita terima dan tim kita persiapkan untuk melaksanakan evakuasi, yang mana ada di dua titik, Kecamatan Koto Tangah, Kelurahan Koto Panjang Ikur sama Kelurahan Lubuk Minturun,” kata dia dalam keterangannya.
Tim SAR gabungan telah mengevakuasi terhadap 40-55 jiwa yang terjebak banjir. Mereka selanjutnya dibawa ke lokasi aman. #
“Untuk unsur yang terlibat saat ini tim gabungan dari TNI, Polri, kemudian dari Brimob juga, sekira 70 orang, Basarnas sendiri, BPBD provinsi dan kota, PMI, Pol PP, Damkar, dan organisasi masyarakat lainnya,” ujarnya.
“Untuk evakuasi masyarakat sementara, itu di tempat yang tinggi yang sudah kita koordinasikan dengan RT, RW, bahkan dengan lurah setempat untuk di lokasi kejadian,” kata dia.
Petugas gabungan dari unsur BPBD, Basarnas, serta TNI-Polri terus bersiaga di lokasi untuk menyisir area permukiman warga. Penanganan evakuasi difokuskan pada penyelematan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta warga yang membutuhkan bantuan darurat.
BPBD Kota Padang mengimbau seluruh masyarakat yang berada di sekitar kawasan perumahan agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya susulan, serta mematuhi seluruh arahan yang disampaikan oleh petugas di lapangan.
Masyarakat juga diminta untuk segera melapor ke posko penanganan bencana terdekat apabila membutuhkan bantuan evakuasi medis atau logistik darurat selama proses penanganan berlangsung































































































Beri Komentar