BANDA ACEH – Paul Pogba harus menemui jalan panjang untuk akhirnya secara mantap memutuskan menjadi seorang mualaf dan memeluk agama Islam. Usai menjadi seorang mualaf, Pogba yang menemukan ketenangan dalam hidupnya pun menyebut Islam sebagai agama yang indah.Dalam sebuah wawancara, mantan pemain Juventus dan Manchester United ini menceritakan secara gamblang perjalanan spiritualnya hingga akhirnya menjadi seorang mualaf. Gelandang Manchester United itu mengaku melakukan banyak cara untuk akhirnya memantapkan diri menjadi mualaf.
Lahir dan besar di lingkungan yang beragam, pemain Timnas Prancis ini justru memeluk Islam sat beranjak dewasa. Ibu Pogba yaitu seorang muslimah, namun dia tidak secara langsung mengajarkan agama tersebut kepada ketiga anaknya, termasuk Pogba. Pada usia remaja, Pogba baru mulai mengenal Islam lebih dalam.
Proses pencarian jati diri inilah yang kemudian mengantarkan Pogba pada hidayah. Diskusi dengan sang ibu dan orang-orang terdekat yang muslim. Serta pencarian makna hidup yang lebih dalam.
Pogba tanpa ragu melakukan diskusi dengan orang-orang di sekitarnya yang memang beragama Islam. Selain itu, dia juga melakukan riset secara khsusus soal agama Islam. Hal ini dilakukan Pogba, meski sejatinya sudah tak asing dengan agama Islam lantaran sang ibu merupakan seorang Muslim yang taat. Hingga akhirnya tahun 2012 saat usianya 20 tahun, Pogba mantap memeluk Islam
“Semuanya berawal dari banyaknya teman Muslim yang saya miliki. Kami selalu berbincang. Saya mempertanyakan banyak hal di dalam diri saya, lalu saya memulai melakukan riset,” ujar Pogba dalam wawancara bersama The Times Life Times, sebagaimana dikutip dari The Independent, Jumat (16/4/2021).
Pogba pernah mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports bahwa Islam memberinya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dalam hidupnya.
“Pernah sekali saya beribadah dengan rekan saya dan saya merasakan sesuatu yang berbeda,” lanjutnya.
Setelah menjadi seorang Muslim, Paul Pogba pun menemukan ketenangan. Tak ayal, pesepakbola asal Prancis itu memandang Islam sebagai agama yang indah.
Dengan begitu, Pogba pun geram jika muncul pandangan negatif dari sejumlah pihak terhadap agama Islam. Salah satunya adalah pandangan soal terorisme.
“Saya merasa benar-benar baik. Jiwa saya amat tenang. Islam bukanlah citra yang dilihat semua orang, yakni terorisme. Apa yang kami dengar di media sebenarnya adalah sesuatu yang lain. Islam sesuatu yang indah,” jelas mantan pemain Juventus tersebut.
Kini, Paul Pogba pun telah menjadi seorang Muslim yang taat. Pogba juga mengaku lebih bisa mensyukuri kehidupannya saat ini.
































































































Beri Komentar