BANDA ACEH – TikToker Luluk Nuril kembali menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat kasus penipuan berkedok arisan dan investasi dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Salah satu korban penipuan ini adalah artis sinetron Delia Yasmine yang mengaku mengalami kerugian hingga Rp130 juta.Sebelumnya, Luluk Nuril atau pemilik nama asli Luluk Sofiatul Jannah sempat viral pada akhir 2023 setelah aksinya memarahi seorang anak magang di sebuah swalayan terekam dan beredar di media sosial.
Kala itu, istri anggota polisi tersebut menuai hujatan dari warganet karena dianggap bersikap berlebihan dalam memperlakukan anak magang.
Kini, Luluk kembali ramai diperbincangkan setelah diduga menipu sejumlah korban dengan modus arisan dan investasi fiktif.
Tak hanya Delia Yasmine, penipuan tersebut diduga juga memakan korban lain di sejumlah daerah, terutama di wilayah Jawa Timur.
Delia menjelaskan, penipuan bermula saat dirinya baru saja pulang dari rumah sakit dan masih dalam tahap pemulihan. Pada saat itu, Luluk datang menawarkan investasi dengan janji akan memberikan keuntungan dalam bentuk persentase dari dana investasi yang disetorkan.
“Saat itu saya baru pulang dari rumah sakit dan sedang dalam tahap pemulihan, kemudian Luluk datang menawari investasi menjanjikan, di mana saya akan diberikan hasil sekian persen dari uang investasi tersebut. Nilai investasinya Rp100 juta,” ujar Delia kepada awak media, Rabu (9/7/2025).
Selain investasi, Delia juga menyebut terdapat uang arisan sebesar Rp30 juta yang hingga kini belum dibayarkan oleh Luluk meski seluruh setoran arisan telah terkumpul.
Saat ditanya alasan dirinya mempercayakan dana ratusan juta kepada Luluk, Delia mengatakan bahwa dirinya telah mengenal Luluk cukup lama sehingga merasa percaya untuk menitipkan uang kepadanya.
Namun, kepercayaan tersebut berujung kekecewaan setelah Luluk tidak kunjung mengembalikan uang arisan dan dana investasi sesuai perjanjian. Delia mengaku telah beberapa kali mencoba menghubungi Luluk untuk menyelesaikan persoalan tersebut, namun tidak mendapat kepastian.
“Utang dan uang arisan hingga kini tak dibayarkan. Saya sudah beberapa kali menghubungi, tapi belum ada itikad baik,” kata Delia.
Atas dugaan penipuan ini, Delia kini tengah berupaya mengumpulkan korban lain untuk bersama-sama melaporkan Luluk Nuril ke pihak kepolisian agar kasus ini segera diusut.
“Korbannya kebanyakan dari Jawa Timur, seperti Surabaya, Probolinggo, dan daerah lainnya. Saya sedang kumpulkan bukti dan data dari para korban, bahkan saya sudah buat grup (chat) bagi orang yang menjadi korbannya Luluk,” jelas Delia.
































































































