“Artinya?” tanya presenter yang kini berusia 47 tahun itu.
“Artinya, kalo si Ferdy Sambo ini kan selama ini udah nolong 303, selama dia jadi Kadiv Propam, 303 ini kan aman. Jadi banyak orang yang berutang budi, ketika ia minta, orang pasti bantu,” jelasnya.
Ketika disinggung soal hubungan antara tragedi Kanjuruhan dengan kasus Ferdy Sambo, Alvin Lim menduga bahwa tragedi Kanjuruhan ini adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari kasus Ferdy Sambo.
“Hubungan dengan Kanjuruhan ini menurut saya adalah semacam mereka mau shifting perhatian, cuma satu hal mungkin mereka gak nyangka kalo korbannya sebesar itu,” tuturnya.
Ketika ditanya soal tragedi Kanjuruhan itu didesain, Alvin Lim bersikeras bahwa tragedi tersebut didesain. Ia berani mengungkapkan hal itu karena berdasarkan pintu 13 stadion Kanjuruhan yang ditutup ketika pertandingan antara Arema vs Persebaya.
“Maksudnya, dalam arti kata mas Alvin menuduh bahwa Kanjuruhan ini didesain gitu? sengaja?” tanya Uya Kuya.
“Didesain, sengaja itu,” katanya.
“Masa iya setega itu?” sahut mantan personel Tofu itu.
“Opini hukum saya seperti itu, karena dia pintunya aja ditutup, gimana dong pertandingan selesai, pintu dibuka lebar-lebar biar mereka keluar. Ini masa pintu 13 ditutup dan ditembak ke arah sana, kan aneh. Sedangkan supporter Arema dan Persebaya, posisinya supporter Persebaya aja gak ada jadi ini bukan bentrokan ke sini,” ujarnya.
Lalu, Alvin Lim juga menyebut bahwa ketika terjadi penembakan ke tribun 13 itu tentunya terjadi kepanikan.
Ia juga merasa heran dengan aparat pertandingan Arema vs Persebaya yang tidak mengetahui soal aturan dari FIFA.***































































































