Selain itu, di tengah dahsyatnya ombak tsunami Aceh 2004, Masjid Raya Baiturrahman tetap berdiri kokoh di saat bangunan di sekitarnya hancur luluh lantak disapu ombak tsunami. Masjid ini juga menjadi tempat berlindung warga Aceh saat menyelamatkan diri dari gulungan ombak tsunami.
Hingga kini, Masjid Raya Baiturrahman terus menjadi sentral kegiatan umat islam di Aceh. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, masjid ini memiliki berbagai fungsi lain yakni sebagai tempat pengajian, perhelatan acara besar keagamaan seperti maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan 1 Muharram, dan menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya di Aceh yang sering dikunjungi oleh para wisatawan.[]































































































Beri Komentar