Rudy menyebut rencana pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed sudah ada di eranya. Namun ia memilih untuk Wali Kota selanjutnya yang melakukan groundbreaking. “Namun kalau perlu saya sampaikan, bahwa pembangunan masjid (Sheikh Zayed) itu saya masih jadi Wali Kota itu sebelum selesai oelatakan batu pertama, namun saya minta untuk wali kota yang baru saja,” kata Rudy.
Selain Masjid Raya Sheikh Zayed, Rudy mengungkapkan bahwa pembangunan rel layang dan viaduk gilingan sudah diajukan dirinya sebelum Gibran menjabat Wali Kota.
Mengenai Gibran yang menyebut ihwal rekolasi di bantaran sungai dan rel kereta, Rudy mempertanyakan hal itu. Ia mengaku tidak tahu-menahu kapan Gibran melakukan lobi.
“Kalau bantaran-bantaran sungai memang kita selesaikan dari awal. Ya selama ini fraksi yang membantu menyelesaikan. Lobi kalau ada apa-apa lari ke saya, saya ke fraksi biar tidak asal digusur saja tapi diberi solusi yang manusiawi,” kata politikus PDIP itu.
Rudy mengaku tidak mempersoalkan beberapa proyek di Solo yang sudah direncanakan di eranya diklaim oleh Gibran saat debat cawapres tersebut. “Kalau saya enggak persoalan mau diklaim atau apa, biar rakyat yang menilai,” ucapnya.
































































































Beri Komentar