BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) berkomitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui edukasi keamanan pangan kepada para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada Jumat (13/06/2025). Sebanyak 1.195 peserta Diklat SPPI Batch 3 telah mendapatkan pelatihan intensif dari BPOM selama 2 hari penuh, yang berlangsung di Rindam Iskandar Muda, Aceh Besar.
Para peserta dibekali dengan berbagai materi penting seputar keamanan pangan, meliputi Informasi Nilai Gizi, prinsip Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) untuk industri pangan olahan siap saji, sistem ketertelusuran dan penarikan produk, serta pengawasan pangan dan penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan.
Kepala BPOM Aceh, Yudi Noviandi, dalam sambutannya menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan aspek krusial dalam mendukung kesuksesan program MBG.
“Setiap tahapan dalam pengolahan pangan harus menjamin keamanan, mutu, dan kandungan gizi yang seimbang. SPPI sebagai garda terdepan perlu memahami ini secara menyeluruh,” ujar Yudi.
Ia juga menyampaikan bahwa BPOM Aceh akan terus mengawal pelaksanaan MBG di seluruh wilayah Provinsi Aceh, dengan memastikan pangan yang disediakan memenuhi standar keamanan dan mutu yang ditetapkan. Diharapkan, kolaborasi ini dapat menciptakan generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.
Melalui pelatihan ini, SPPI diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan pangan di lingkungan tempat mereka bertugas. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pangan yang aman dan bergizi demi mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.[]































































































