UPDATE

ACEH
ACEH

Bupati Aceh Besar Launching Program Beut Kitab Bak Sikula di SMPN 1 Darul Imarah

BANDA ACEH – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris secara resmi meluncurkan program Beut Kitab Bak Sikula untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar secara seremonial di SMPN 1 Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (28/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas peluncuran program yang dinilainya sangat bersejarah ini.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Alhamdulillah, hari ini Aceh Besar memulai langkah besar untuk memperkuat pendidikan agama melalui program Beut Kitab Bak Sikula. Ini bukan hanya pelajaran tambahan, tapi bagian integral dari sistem pendidikan kita,” ungkapnya.

Menurutnya, program ini akan menyasar siswa kelas 4, 5, dan 6 SD serta seluruh jenjang kelas di SMP, dengan jadwal dua kali pertemuan setiap minggu di jam awal pelajaran. Bupati juga menegaskan pentingnya kesabaran para guru dalam mendidik anak-anak, terutama di tengah situasi sosial yang kompleks saat ini.

“Hari ini, hukum sudah masuk ke sekolah-sekolah. Maka kepada guru pengajar kami tekankan, mengajarlah dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, jangan menggunakan kekerasan. Anak-anak pasti ada yang masih senang bermain, maka perlakukan mereka dengan bijak,” pesannya.

Ia juga mengapresiasi Forum Ulama Aceh Besar, para cendekiawan, MPD, tim asistensi, serta Dinas Pendidikan dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan peluncuran program ini.Bupati juga menekankan bahwa ke depan tidak boleh ada dikotomi antara sekolah umum dan dayah.

“Sistem boleh berbeda, tapi hak siswa harus setara. Semua warga negara berhak atas pendidikan yang layak, termasuk pendidikan agama,” tegasnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Agus Jumaidi, dalam laporannya menyampaikan bahwa peluncuran program ini merupakan implementasi dari Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 1 Tahun 2022 tentang Sistem Pendidikan Terpadu. Pada tahap awal, program akan diterapkan di 46 satuan pendidikan yang terdiri dari 23 SD dan 23 SMP yang tersebar di seluruh 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar.

“Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai agama, akhlak, dan spiritualitas yang kuat kepada peserta didik sejak dini, agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan bertanggung jawab dalam bingkai syariat Islam,” jelas Agus.

Ia juga menambahkan, sebanyak 124 guru mengaji telah direkrut dan diuji kelayakannya oleh tim penguji yang terdiri dari para ulama dan umara Aceh Besar. Para pengajar ini akan membimbing siswa dalam memahami isi kitab kuning secara bertahap sesuai jenjang usia dan jenjang kelas.

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.