FBI juga menawarkan hadiah sebesar USD 100.000 bagi informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku.
Mason menuturkan, penyidik menduga tersangka tiba di kampus pukul 11.52 waktu setempat, sekitar 28 menit sebelum Kirk ditembak.
Tembakan mematikan itu dilepaskan dari sebuah gedung berjarak cukup jauh dari lokasi Kirk berpidato di hadapan sekitar 3.000 orang.
“Kami telah melacak pergerakannya ke kampus, melalui tangga, naik ke atap, melintasi atap menuju lokasi penembakan,” kata Mason.
“Setelah penembakan, kami berhasil melacak pergerakannya saat ia bergerak ke sisi lain gedung, melompat dari gedung, dan melarikan diri dari kampus ke sebuah permukiman.”
Penyidik kini menyisir lingkungan sekitar dan memeriksa rekaman kamera CCTV warga.
Penembakan Terencana
Brad Garrett, pensiunan agen FBI sekaligus kontributor ABC News, menilai bukti menunjukkan pelaku merencanakan penembakan dengan detail, termasuk pembuangan senjata di jalur pelarian.
“Senjata itu bisa jadi miliknya, didaftarkan, atau dibeli. Bisa juga senjata curian. ATF (Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak AS) pasti akan membantu menelusuri asalnya,” ujarnya.
Menurut Garrett, temuan jejak telapak tangan juga penting. Jika Robinson pernah terdaftar di militer, pemerintah, atau kontraktor, kemungkinan rekamannya sudah ada di sistem.
Ia juga menyoroti keterampilan teknis pelaku.
“Jika benar hanya dengan satu tembakan dari jarak sejauh itu dia bisa membunuh Charlie Kirk, itu menunjukkan kemahiran tinggi. Sulit menjaga konsentrasi dan pernapasan untuk melakukan tembakan seperti itu,” kata Garrett.
Ia menambahkan, penyidik kemungkinan akan menelusuri lapangan tembak dan toko senjata di wilayah tersebut untuk mencari jejak aktivitas Robinson.
“Kekhawatiran sekarang, apakah dia meninggalkan daerah ini? Jika dia pintar, mungkin iya. Tapi sering kali penembak seperti ini tidak melakukannya,” pungkas Garrett.
Siapa Charlie Kirk dan Apa yang Terjadi Padanya?
Mengutip BBC International, Charlie Kirk adalah salah satu aktivis konservatif dan tokoh media paling terkenal di AS, sekaligus sekutu terpercaya Presiden Donald Trump.
Ia tewas ditembak pada Rabu (10/9/2025) saat menjadi pembicara dalam sebuah kegiatan kampus yang digelar oleh Turning Point USA, organisasi yang ia dirikan untuk mempromosikan nilai-nilai konservatif kepada pelajar dan mahasiswa.
Kirk dipandang sebagai masa depan aktivisme konservatif, meski sekaligus sosok yang sangat kontroversial dan memecah belah.
Terkenal karena Suka Debat dengan Mahasiswa
Media sosial dan podcast harian Charlie Kirk kerap menampilkan video dirinya berdebat dengan mahasiswa tentang isu-isu seperti perubahan iklim, agama, dan nilai keluarga.
































































































Beri Komentar