UPDATE

OPINI
OPINI

Gibran Jadi Wapres Bukan Maunya Prabowo

Prabowo karena orang dalam, jabatannya Menhan pula waktu itu, pasti tahu persis persiapan Jokowi menghadapi Pilpres 2024 lalu. Semua lini sudah dikuasai. Percuma maju kalau tak didukung Jokowi. Apalagi Prabowo sudah dua kali pula berkontestasi melawan Jokowi. Ia tahu persis permainan. Bahkan sudah hafal.

Tapi khusus soal ijazah Jokowi, apalagi ijazah Gibran, menurut saya, ia tak tahu apa-apa. Ini dibuktikan dengan respon awalnya saat Roy Suryo Cs mempersoalkan ijazah palsu ini. Ketidaktahuan Prabowo seperti “dimanfaatkan” Jokowi dengan cara melaporkan Roy Suryo cs ke Polda Metro Jaya.

Kalaupun Prabowo meminta Gibran menjadi Wakilnya, pasti juga Prabowo tak tahu ada masalah pada ijazah Gibran seperti yang dipersoalkan Roy Suryo cs. Termasuk, ijazah Jokowi. Setidaknya, tak ada dalam pikirannya.

Sebab, semua lolos sebagai Wali Kota, bahkan Jokowi lolos sebagai Gubernur dan Presiden. Siapa pula yang menyangka ijazah Gibran dan Jokowi palsu? Kecuali, Bambang Tri dan Gus Nur, itu pun khusus Jokowi bukan Gibran, dan dia langsung dibungkam dan dikirim ke dalam penjara.

Karena Roy Suryo cs tak kunjung bisa dibungkam, maka dugaan ijazah palsu itu makin terang dan menguat.

Ada istilah pembiaran dalam protes 31 organisasi relawan Jokowi yang mendesak Mabes Polri agar secepat mungkin mentersangkakan dan menangkap Roy Suryo Cs.

Istilah pembiaran itu menurut saya bukan untuk Mabes Polri, melainkan untuk Presiden Prabowo. Presiden-lah yang dianggap membiarkan, sehingga Roy Suryo cs bebas bergerak meyakinkan publik dan itu berhasil.

Secara aturan, ijazah Jokowi sudah asli. Lembaga yang mengeluarkan mengakui dan Bareskrim sudah pula menyimpulkan itu identik.

Tapi Roy Suryo cs, bisa menyakinkan pula bahwa objektif ijazah itu sendiri katanya palsu. Roy Suryo cs memiliki ilmu untuk meyakinkan itu yang tak dimiliki Bambang Tri dan Gus Nur, sebelumnya.

Baik UGM maupun Bareskrim, termasuk Jokowi dan Gibran sendiri, yang pastinya mengklaim bahwa tak ada masalah dengan ijazahnya, justru masalahnya tak mau buka-bukaan sejak awal. Entah kenapa?

Kalau ijazah itu memang asli dan tak ada persoalan dengan ijazah itu, maka mustahil Roy Suryo cs bisa seenaknya mengubahnya dengan acara apa pun itu, lalu mengatakan bahwa ijazah itu palsu.

Sampai saat ini, belum ada terobosan baru untuk menyelesaikan masalah ini. Sementara itu 31 organisasi relawan Jokowi ingin masalah ini cepat diselesaikan seperti cara lama. Tangkap dan penjarakan Roy Suryo cs. Tapi hal itu agaknya tak dikehendaki Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo mengatakan bahwa tak ada orang yang tak tersentuh oleh hukum. Kendati hal itu disampaikan dalam konteks kasus korupsi, khususnya korupsi besar oleh orang-orang besar, tapi agaknya hal itu juga menyangkut seluruh aspek, termasuk dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi dan Gibran ini.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.