Gotong Royong Warga
Dalam proses pembangunan jalan, Mat Yasin tak berjalan sendiri. Ratusan warga turut bergotong royong membantu selama sekitar dua bulan.
“Warga setempat kompak membantu. Hanya ada 10 orang pekerja khusus pengaspalan yang dibayar selama 70 hari,” katanya.
Ia menyebut tidak ada kendala berarti sejak pembangunan direncanakan. Dukungan datang dari masyarakat hingga pemerintah desa setempat.
“Akhirnya pembangunan jalan berlangsung lancar berkat bantuan masyarakat. Bahkan beberapa tokoh masyarakat juga membantu biaya,” tuturnya.
Usai rampung, Mat Yasin bersama warga menggelar tasyakuran dan doa bersama.
“Hari ini, kita laksanakan tasyakuran setelah pembangunan jalan selesai. Nanti malam kita akan menggelar doa bersama bersama warga,” katanya.
Ia berharap pembangunan jalan desa dapat mempererat persatuan warga antar-dusun.
“Kami berharap masyarakat tetap kompak dan saling gotong royong ke depan,” ujarnya.
Warga Merasakan Manfaat
Warga setempat mengaku bersyukur dengan pembangunan jalan tersebut. Salah satunya Syaiful (60).
“Alhamdulillah sekarang jalan kami bagus. Dulu kalau ada warga mau lahiran saja susah lewat, sekarang semua jadi mudah,” katanya.
Hal senada disampaikan Hasan (50). Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya sangat membahayakan.
“Adanya pembangunan jalan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Sebelumnya semua jalan rusak, licin, berlumpur dan berlubang,” ucapnya.
Ia menambahkan, warga membantu secara sukarela karena pembangunan tersebut murni menggunakan dana pribadi Mat Yasin.
“Beliau menggunakan dana pribadi. Kami, masyarakat membantu karena untuk kebutuhan kami juga,” ujarnya.
Ingin Perbaiki Jalan Lainnya
Belum berhenti sampai di situ, Mat Yasin mengaku telah menyiapkan dana Rp 1 miliar untuk membangun jalan di Dusun Pangmasaran sepanjang 3 kilometer.
Ia mengaku prihatin melihat kondisi jalan di tanah kelahirannya yang rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan.
“Saat berangkat ke Papua, saat itu berniat bersama keluarga akan pulang dan memperbaiki jalan di kampung kelahiran,” ujarnya.
Meski telah berbuat banyak, Mat Yasin tetap berharap Pemerintah Kabupaten Sampang lebih memberi perhatian pada Desa Madulang.
Sebab, menurutnya, desa tersebut tetap bagian dari wilayah Kabupaten Sampang yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan
































































































Beri Komentar