UPDATE

ACEH
ACEH

Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Muharram Idris Ungkap Capaian Pembangunan Aceh Besar

Secara makro, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025 tercatat 2,96 persen, mengalami penurunan sekitar 1,99 persen dibandingkan tahun 2024. Meski demikian, beberapa sektor masih mencatat pertumbuhan positif.

Pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib yang tumbuh 9,62 persen; jasa keuangan dan asuransi 8,74 persen; jasa kesehatan dan kegiatan sosial 6,95 persen; serta sektor real estate 6,42 persen.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Muharram mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sektor-sektor unggulan seperti pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pariwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus mendorong pengembangan sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah agar mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat Aceh Besar,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025 berada pada angka 11,05 persen. Pemerintah daerah menargetkan penurunan angka kemiskinan sebesar 0,50 persen setiap tahun sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan daerah.

Dalam bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025 mencapai 77,46, meningkat 2,33 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 75,13. Capaian tersebut bahkan melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Kabupaten (RPK) 2023–2026.

“Peningkatan IPM ini menunjukkan adanya kemajuan dalam kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Namun, pemerintah tetap berkomitmen melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan di Aceh Besar,” ungkapnya.

Dalam laporan tersebut juga dipaparkan kondisi keuangan daerah. Target pendapatan daerah Kabupaten Aceh Besar tahun 2025 sebesar Rp1,79 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,76 triliun atau sekitar 98,54 persen sebelum audit.

Sementara belanja daerah ditargetkan sebesar Rp1,86 triliun dan terealisasi sebesar Rp1,64 triliun atau sekitar 88,31 persen sebelum audit.

“Adapun pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp72,33 miliar berhasil direalisasikan 100 persen dari target yang telah ditetapkan,” imbuh Muharram.

Muharram juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di berbagai sektor selama tahun 2025. Di sektor pendidikan, pemerintah daerah terus meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, penguatan tata kelola pendidikan, serta pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sekolah.

1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.