Seperti bantuan sosial, pemberdayaan warga miskin, atau fasilitas pelayanan sosial.
Hingga kini, publik menunggu penjelasan resmi. Sebab yang dipersoalkan bukan sekadar mesin kopi, tapi soal sensitivitas penggunaan uang negara.
Sampai berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari Kemensos yang menjelaskan soal anggaran Rp514.800.000 untuk mesin kopi ini.
Kalau menurut kamu, wajar nggak Rp500 juta setahun cuma buat service mesin kopi?***































































































