UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Karhutla Kalimantan Mengganas, Titik Api Penuhi Google Maps, Ini Kata BNPB

BANDA ACEH, JAKARTA — Pulau Kalimantan dipenuhi tanda lingkaran merah pada aplikasi Google Maps. Titik merah dengan keterangan severe fire (kebakaran parah) tersebut tampak tersebar di berbagai wilayah Kalimantan, dengan konsentrasi paling padat di Kalimantan Selatan.

Fenomena tersebut menarik perhatian warganet yang khawatir terhadap kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Sejumlah pengguna media sosial menyoroti potensi kabut asap hingga risiko kekeringan akibat meluasnya kebakaran.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Advertisements

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada Kamis (20/8/2026), titik merah tersebut tersebar di berbagai wilayah Kalimantan, mulai dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Selatan.

Fenomena itu juga menjadi perbincangan di media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Salah seorang pengguna X mengaku awalnya membuka Google Maps untuk keperluan pekerjaan, tetapi perhatiannya kemudian tertuju pada banyaknya indikator kebakaran di Kalimantan.

Advertisements

“Maaf ganggu scrolling-nya. Cuma mau info. Seluruh penjuru pulau Kalimantan bagian Indonesia kebakaran. Setiap titik api sangat besar dan luas. Bisa 2x lipat Jakpus dan 1,3x kota Denpasar,” tulis pengguna tersebut.

Pengguna X lainnya turut membagikan video yang memperlihatkan kondisi di lapangan. Dalam sejumlah unggahan, asap tebal terlihat menyelimuti ruas jalan di Kalimantan. Kondisi tersebut memicu penggunaan tanda pagar #PrayForKalimantan di media sosial.

“Kalau kalian penasaran seberapa berbahaya dan seberapa dekat karhutla dengan area pemukiman warga di Kalimantan, lihatlah ini! Semoga bantuan cepat tersalurkan, semoga cepat turun hujan, dan semoga ada solusi yang bisa menyelesaikan masalah ini. Pray for Kalimantan,” tulis seorang pengguna sembari mengunggah dokumentasi video dan foto.

Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan Satuan Tugas (Satgas) penanganan karhutla, baik tim darat maupun udara, terus berupaya memadamkan api di sejumlah provinsi terdampak.

“Namun demikian, sampai sekarang belum ada penutupan bandara akibat karhutla tersebut,” ujar Berton dalam keterangan tertulis kepada CNBC Indonesia.

Rekam Jejak Karhutla di Indonesia

Karhutla bukan persoalan baru di Indonesia. Bencana ekologis ini telah berulang kali melanda wilayah Sumatera dan Kalimantan serta menimbulkan kerugian ekonomi, gangguan kesehatan, hingga dampak lintas negara.

Mengutip situs resmi Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI), karhutla berskala besar dalam sejarah modern Indonesia tercatat terjadi di Kalimantan Timur pada 1982-1983.

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.