UPDATE

NASIONAL

Video Mahasiswa ‘Prabowo Bedebah’ Dibalas Setkab ‘500 Ribu Warga Menyapa Pak Presiden’

Perdebatan mengenai video mahasiswa dan unggahan Setkab pada akhirnya memperlihatkan dua narasi yang berhadapan: kritik terhadap pemerintah yang disampaikan melalui demonstrasi dan gambaran antusiasme masyarakat dalam perayaan kemerdekaan.

Sementara itu, netizen Eka Wicaksana Putra menyoroti video Setkablkan video perayaan HUT ke-81 RI untuk merespons aksi mahasiswa di Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuai sorotan dari warganet. Salah satunya, Eka Wicaksana Putra, mempertanyakan cara Setkab menyajikan konteks aksi tersebut.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Eka menyoroti perbedaan waktu antara aksi mahasiswa dan video yang diunggah Setkab. Menurut dia, aksi mahasiswa berlangsung pada 18 Agustus 2026, sedangkan video yang digunakan Setkab untuk merespons aksi tersebut merupakan rekaman kegiatan pada 17 Agustus 2026.

“Catatan Seskab ini adalah unjuk rasa di tanggal 18 Agustus 2026. Untuk merespons unjuk rasa, dipakailah video tanggal 17 Agustus 2026,” tulis Eka.

Eka juga menyoroti potongan video aksi mahasiswa yang digunakan dalam unggahan tersebut. Menurut dia, video aksi hanya menampilkan bagian ketika peserta meneriakkan “Prabowo bedebah”, sementara delapan tuntutan yang disampaikan dalam demonstrasi tidak ditampilkan.

“Yang lucunya, video 18 Agustus dipotong dan diambil hanya bagian ‘Prabowo Bedebah’. Sedangkan 8 tuntutan yang jadi esensi dari unjuk rasa ‘tidak dianggap’,” ujarnya.

Menurut Eka, pemilihan potongan tersebut membuat perhatian publik berpotensi bergeser dari substansi tuntutan mahasiswa ke ekspresi yang muncul dalam aksi.

Ia kemudian mempertanyakan alasan Setkab membuat konten yang membandingkan aksi mahasiswa dengan kehadiran masyarakat dalam rangkaian perayaan HUT RI.

“Artinya apa? Dampak unjuk rasa di Bundaran HI, sangat sekali besar hingga Seskab harus buat video gini untuk ‘menyapu’ usaha adik-adik mahasiswa kemarin,” tulis Eka.

Unggahan tersebut menambah perdebatan mengenai cara pemerintah merespons kritik melalui kanal komunikasi resmi. Sebelumnya, Setkab mengunggah video dengan thumbnail bertuliskan “IRONI DEMO ‘PRABOWO BEDEBAH’ — 500 RIBU WARGA MENYAPA PAK PRESIDEN.”

Narasi tersebut dinilai sejumlah warganet terkesan mempertentangkan aksi mahasiswa dengan besarnya jumlah masyarakat yang menghadiri rangkaian perayaan HUT RI.

Perdebatan pun tidak hanya berkaitan dengan aksi mahasiswa, tetapi juga menyangkut cara akun resmi pemerintah menyajikan informasi dan konteks sebuah demonstrasi kepada publik.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.