UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Purbaya Tak Pernah Dilibatkan dalam Kunjungan Luar Negeri Presiden Selama jadi Menkeu

BANDA ACEH – Selama menjabat Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih, Purbaya Yudhi Sadewa tidak tercatat pernah diajak Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke luar negeri. Fakta ini mencuat setelah masa jabatannya berakhir pada 14 September 2026, tepat satu tahun lebih beberapa hari sejak dilantik 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.Purbaya sendiri sempat menyatakan pada awal masa tugasnya bahwa ia tidak ingin bepergian ke luar negeri sebelum pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen. Ia kemudian mengubah pendirian itu dan melakukan kunjungan kerja sendiri ke pertemuan IMF-World Bank, Tiongkok, dan Inggris pada 2026 untuk mempromosikan surat utang, termasuk rencana Panda Bond, serta bertemu investor dan otoritas keuangan. Kunjungan-kunjungan itu dilakukan secara terpisah, bukan sebagai bagian rombongan presiden.

Daftar rombongan resmi kunjungan Presiden Prabowo ke berbagai negara, termasuk Inggris dan negara-negara Eropa, biasanya menyebut menteri terkait seperti Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah pengusaha. Nama Menteri Keuangan tidak muncul dalam pemberitaan rombongan tersebut. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat menjelaskan bahwa jumlah rombongan presiden sudah dipangkas menjadi sekitar 50–60 orang, jauh lebih sedikit dibanding era sebelumnya.

Purbaya justru lebih sering tampil di dalam negeri. Ia sempat mengomentari polemik anggaran kunjungan luar negeri presiden dengan menyatakan tidak ada aturan yang melarang penggunaan dana pribadi untuk menutup kelebihan biaya, dan menyebut rincian anggaran itu sebagai “rahasia presiden” yang lebih tepat ditanyakan ke Kementerian Sekretariat Negara. Ia juga mendukung kebijakan efisiensi perjalanan dinas pejabat, dengan pengecualian untuk agenda yang dianggap sangat penting.

Aksi Kaninus 16

Pengamat menilai pola ini menunjukkan pembagian peran yang berbeda. Presiden fokus pada diplomasi tingkat kepala negara, sementara Menteri Keuangan lebih banyak menangani komunikasi dengan pasar, lembaga pemeringkat, dan investor secara mandiri. Purbaya sempat mengakui bahwa citra “menteri keuangan yang jarang ke luar negeri” sempat muncul di kalangan investor asing sebelum ia memutuskan melakukan roadshow sendiri.

Setelah dicopot dan digantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Purbaya menyatakan ingin kembali ke aktivitas pribadi, termasuk memancing. Ia tidak mengaitkan pergantian jabatan dengan isu keterlibatan dalam kunjungan luar negeri presiden. Keputusan perombakan kabinet sepenuhnya menjadi kewenangan kepala negara.

image_print
1 2
Logo
Stories
Konten tidak tersedia saat ini.

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.