UPDATE

NASIONAL

Reuters: Purbaya Dipecat setelah Bentrok dengan Dirjen Bea Cukai Eks Tim Mawar Kolega Prabowo

BANDA ACEH – Presiden Indonesia Prabowo Subianto memecat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa setelah terjadi perselisihan dengan pejabat senior di kementerian yang pernah menjadi anggota pasukan khusus Prabowo, menurut tiga sumber pemerintah.Analis dan investor menyambut pergantian itu karena dinilai bisa meredakan kekhawatiran terhadap kebijakan ekonomi Indonesia, negara G20 dengan perekonomian sekitar US$1,5 triliun. Namun, menurut orang-orang yang mengetahui persoalan ini, pemecatan itu lebih dipicu pertikaian birokrasi ketimbang semata pertimbangan kebijakan.

Kisah ini juga dilihat sebagai contoh gaya pemerintahan Prabowo: keputusan penting lebih banyak dipengaruhi lingkaran dalam dan orang-orang yang dipercaya, termasuk figur militer, ketimbang jalur teknokratik semata.

Awal perselisihan

Menurut sumber, konflik pecah antara Purbaya dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama terkait rotasi ratusan pejabat di Kementerian Keuangan, terutama di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.

Djaka dan Kepala Ditjen Pajak Bimo Wijayanto keberatan karena merasa rotasi itu tidak disepakati. Djaka kemudian menyampaikan keluhannya langsung kepada Prabowo.

Keduanya secara struktural berada di bawah menteri keuangan, tetapi dipilih langsung oleh presiden. Djaka sendiri adalah anggota tim pasukan khusus Prabowo saat masih dinas militer. Satu sumber menyebut Djaka punya akses yang sangat langsung ke presiden, sementara Purbaya harus melalui lingkaran dalam untuk bisa bertemu Prabowo.

Djaka menolak adanya konflik sebelum pemecatan. Bimo dan Kantor Presiden tidak merespons permintaan komentar Reuters. Prabowo sebelumnya pernah mengatakan pemimpin harus memilih orang terbaik, bukan karena ikatan keluarga, persahabatan, atau kroni.

Puncak konflik dan pemecatan

Perselisihan memuncak pada upacara pelantikan ratusan pejabat Kamis lalu. Saat itu Purbaya menyatakan rotasi didasarkan penilaian profesional dan konsultasi dengan pejabat terkait.

Dua sumber mengatakan Djaka keberatan dan langsung melapor ke Prabowo pada Jumat, sebelum presiden berangkat ke India untuk KTT BRICS.

Prabowo kembali ke Jakarta Senin pagi. Pada hari yang sama, Purbaya diberitahu bahwa ia dipecat melalui telepon dari juru bicara presiden, saat sedang menjawab pertanyaan DPR dalam rapat pembahasan rencana anggaran 2027.

Setelah serah terima jabatan yang berlangsung singkat kepada penggantinya, Suahasil Nazara, Purbaya mengatakan rotasi internal berperan dalam pemecatannya, tetapi tidak merinci. Ia juga menyatakan tetap menjalankan kebijakan Prabowo.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.