Sejumlah kantor yang terdampak antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang serta kawasan DPRD Kabupaten Solok. Bupati Solok Jon Firman Pandu menyebut beberapa kantor mengalami dampak cukup parah.
Selain bangunan pemerintahan, kendaraan juga terdampak. Data sementara mencatat 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan.
Dua kendaraan, masing-masing satu mobil boks dan satu minibus, sempat terjebak material longsor.
Material banjir berupa lumpur, batu dan kayu juga sempat menutup sejumlah akses jalan di kawasan Arosuka, termasuk ruas yang menghubungkan Padang dengan Solok.
Kondisi tersebut membuat petugas melakukan penanganan dan pembersihan di sejumlah titik terdampak.
Hingga Selasa, tim gabungan dari BPBD bersama unsur terkait masih melakukan pencarian terhadap dua warga yang belum ditemukan, evakuasi, penyisiran wilayah, serta pendataan kerusakan.
Pemerintah daerah juga masih memantau kondisi sejumlah kawasan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak lanjutan setelah galodo menerjang wilayah Kabupaten Solok
































































































Beri Komentar