-000-
Keterangan Ina menjadi lebih menarik ketika ia menjelaskan program yang tersedia pada masa Gibran belajar di Insearch. Menurut penelusurannya, program bisnis yang tersedia adalah Diploma of Business, bukan Foundation Business.
Saya juga menelusuri, arsip UTS/Insearch periode 2004 memang menunjukkan adanya program Foundation Studies itu, tapi bidang yang tercantum bukan Business. Untuk bisnis, Insearch menawarkan berbagai program diploma, bukan tingkat sekolah menengah.
Perbedaannya penting. Foundation Studies merupakan program persiapan atau pathway menuju pendidikan tinggi. Sementara Diploma of Business merupakan program pendidikan tinggi yang dirancang sebagai jalur menuju program sarjana tahun berikutnya.
Dokumentasi UTS menjelaskan bahwa Diploma of Business memiliki capaian pendidikan yang setara dengan tahun pertama Bachelor of Business dan dapat memberikan advanced standing menuju tahun kedua.
Dengan kata lain, Grade 12, Foundation Studies, dan Diploma of Business bukan tiga nama untuk satu benda yang sama. Ketiganya merupakan makhluk yang berbeda.
Lebih menarik lagi, ketika hakim menggali apakah Gibran benar-benar menyelesaikan program tertentu di UTS Insearch, Ina mengatakan ia tidak memiliki data atau bukti untuk memastikan kelulusan tersebut.
Hanya saja, Ina kemudian berusaha menganalisis kemungkinan adanya kredit atau modul yang dapat diteruskan ke Advanced Diploma di MDIS, Singapura. Tapi itu analisis saja, bukan fakta.
Berarti keterangan Ina memberi kita gambaran tentang kemungkinan jalur pendidikan, tetapi belum memberikan bukti bahwa Gibran menyelesaikan program tertentu di Insearch.
Dan di sinilah pertanyaan kembali kepada dokumen, yakni program apa yang sebenarnya diselesaikan Gibran di UTS Insearch pada 2006?
-000-
Pertanyaan itu menjadi penting karena surat keterangan penyetaraan yang diterbitkan Dikdasmen tersebut kemudian digunakan Gibran dalam pembuktian syarat pendidikannya sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024.
Dalam perkara di MK, surat Nomor 9149/D.D1/KS/2019 tertanggal 6 Agustus 2019 disebut sebagai dokumen yang menjadi dasar administratif tersebut.
Ada pula soal waktu penerbitan. Para pemohon mempersoalkan bahwa permohonan penyetaraan dan penerbitan surat disebut berlangsung pada tanggal yang sama, 6 Agustus 2019. Itu merupakan klaim pihak pemohon yang masih harus dibaca bersama dokumen proses administrasinya.
Jika memang demikian, pertanyaan yang relevan bukan “mengapa bisa cepat?” melainkan: dokumen apa yang diperiksa, proses penilaian apa yang dilakukan, dan apa dasar pihak kementerian menyebut hasil pendidikan itu sebagai Grade 12 di UTS Insearch?






























































































Beri Komentar