UPDATE

DUNIA
INTERNASIONALEROPA

Rusuh! Ratusan Ribu Demonstran Bentrok dengan Polisi, Penjarahan di Mana-Mana

Sebagian besar demonstrasi dimulai tengah hari. Di beberapa bagian Kota Paris, polisi menembakkan gas air mata menghadapi para demonstran yang sebagian besar masih muda. Banyak di antara massa mengenakan pakaian hitam dan memakai hoodie, masker, serta kacamata untuk melindungi diri dari gas air mata.

Sementara itu para perusuh berusaha menerobos masuk gerai Galeries Lafayette, menghancurkan bank, menjarah toko Lacoste, serta butik-butik lain hingga merampok gerai telepon seluler SFR. Para demonstran juga membakar apa pun, termasuk mobil.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Selain di Prancis, negara Eropa lain yakni Belgia, Portugal, dan Italia juga diguncang demonstrasi skala kecil di hari yang sama. Massa memprotes melonjaknya biaya hidup di Eropa.

Sementara itu para demonstran di Albania turun ke jalan menentang korupsi, kurangnya lapangan kerja, dan standar pendidikan yang buruk.

Dalam protes yang sebagian terinspirasi oleh protes di Prancis, ratusan orang, sebagian besar anak muda, turun ke jalan di Brussels. Beberapa di antaranya bentrok dengan polisi. 

Kelompok pelajar di Belgia mengatakan mereka memprotes kenaikan biaya pendidikan dan reformasi yang mereka khawatirkan akan membuat pendidikan tinggi kurang terjangkau.

Di Albania, polisi menembakkan peluru karet ke arah para demonstran selama hari kelima demonstrasi massal yang menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri Albania Edi Rama.

Di Portugal, puluhan ribu orang turun ke jalan-jalan Lisbon setelah beberapa hari terjadi kerusuhan memprotes tingginya biaya perumahan dan biaya hidup lainnya. Harga perumahan di Portugal naik berlipat ganda sejak 2017, memicu salah satu krisis keterjangkauan terburuk di Eropa.

Di Italia, demonstrasi menentang tingginya biaya hidup di Milan berubah menjadi kekacauan. Polisi membersihkan massa dari alun-alun katedral pusat dengan gas air mata. 

Polisi di Bologna menggunakan meriam air untuk membubarkan massa dan menangkapi massa setelah unjuk rasa berubah menjadi kekerasan

image_print

1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.