Syech Muharram juga mengingatkan kepada semua peserta, prestasi dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari kemenangan, tetapi juga dari ketulusan niat dalam memuliakan kalam Allah SWT.
“Kalian semua adalah putra-putri terbaik Aceh Besar dan merupakan bukti bahwa potensi generasi muda dalam mencintai Al-Quran sangat besar. Jadikan MTQ ini sebagai sarana menempa diri, menunjukkan kemampuan terbaik, dan menjaga kemurnian niat semata-mata untuk memuliakan kalam Allah SWT,” katanya.
Syech Muharram berharap MTQ XXXV mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berkualitas yang dapat mempertahankan prestasi Aceh Besar sebagai juara umum pada tingkat provinsi dimasa mendatang, serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Minta Dewan Hakim Jalankan Amanah dengan Baik
Lebih lanjut, Bupati Syech Muharram juga meminta dewan hakim menjalankan amanah dengan memberikan penilaian secara objektif, adil, transparan, dan proporsional agar peserta terbaik benar-benar terpilih berdasarkan kemampuan masing-masing.
“Kepada dewan hakim dan dewan pengawas, saya menitipkan amanah besar ini. Laksanakan penilaian secara objektif, adil, transparan, dan proporsional sehingga menghasilkan peserta yang berkualitas dan berintegritas,” tegasnya.
Sementara itu, sambutan Gubernur Aceh yang dibacakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik ST MSi, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang kembali menyelenggarakan MTQ tingkat kabupaten setelah pelaksanaan sebelumnya terhenti selama beberapa tahun.
Gubernur berharap MTQ tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menciptakan generasi Qurani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak sekadar mampu membaca Al-Quran, melainkan juga memahami dan mengamalkan kandungannya,” demikian pesan Gubernur Aceh dalam sambutan yang dibacakan Taufik.
Di sisi lain, Ketua LPTQ Aceh Besar, Farhan AP menjelaskan, MTQ XXXV merupakan kelanjutan dari MTQ XXXIV yang digelar pada 2018. Setelah sempat tidak terlaksana akibat pandemi COVID-19, kegiatan tersebut akhirnya kembali digelar pada 2026 atas inisiasi Bupati Aceh Besar, Syech Muharram.
Ia mengungkapkan, MTQ kali ini diikuti 665 peserta yang tergabung dalam 23 kafilah kecamatan. Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan untuk menjaring putra-putri terbaik yang nantinya dipersiapkan mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat provinsi dan nasional.

















































































































Komentar Terbaru